MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......

SALURKAN INFAQ DAN ZAKAT ANDA DISINI

Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Sabtu, 26 Februari 2011

PESILAT AL-MANAR JUARA UMUM KEJURDA I TAPAK SUCI



Sekapur sirih penyambutan bapak BUPATI Sarolangun, PP Muhammadiyah beserta rombongan

Penyerahan piala juara umum kepada wakil pesilat Al-Manar (Nurul Haq)                     
  
Pada acara pembukaan MUSDA IV Muhammadiyah dan Aisyiyah PD Muhammadiyah Kab. Sarolangun kemarin, (Kamis, 23/2/11) Pimda Tapak Suci Kab. Sarolangun menetapkan pesilat Al-Manar sebagai juara umum KEJURDA I Tapak Suci Tahun 2011.
Piala bergilir yang diserahkan langsung oleh Bupati Sarolangun, Drs. H. Cek Endra kepada salah satu pesilat Al-Manar (Nurul Haq) tersebut disaksikan oleh pula oleh buya Muh. Goodwill Zubeir (dari PP Muhammadiyah), seluruh pengurus PCM dan warga Muhammadiyah yang hadir pada acara MUSDA sekaligus peresmian BTM (Baitu Tamwil Muhammadiyah) At-Taqwa.
Tabligh akbar yang disampaikan oleh buya Muh. Goodwill Zubeir (dari PP Muhammdiyah) dan Bupati Sarolangun, mendapat perhatian luar biasa dari warga persyarikatan Muhammadiyah Kab. Sarolangun.
Berbagai pengalaman buya di bidang kenegaraan, beliau sampaikan secara terbuka. Menurut buya, seluruh presiden yang telah memimpin negara ini, pernah mengalami pendidikan bahkan pernah aktif di persyarikatan Muhammadiyah. “Presiden Abdurrahman Wachid, ketika sedang menyelesaikan masalah yang terjadi di intern NU sendiri pernah menyatakan, cobalah kalian lihat Muhammadiyah.” ucap buya yang mendapat tepuk tangan dari hadirin.
Bahkan, lanjut buya, dalam pertemuan 140 tokoh agama-agama se-dunia di Vatikan, Italia, ketika saya memperkenalkan diri bahwa saya adalah utusan dari Muhammadiyah (Indonesia), Paus Paulus Johanes II (pimpinan tertinggi ummat Katholik) sempat kaget dan terpesona. Masalahnya karena Paus pernah menerima surat dari almarhum H. AR.Fachruddin (PP Muhammdiyah) yang isinya agar Paus memeluk agama Islam. Begitulah, Muhammadiyah sudah dikenal sangat baik dan akrab, baik oleh kawan maupun lawan, tutur buya Muh. Goodwill Zubeir.
Buya juga mengharapkan agar warga Muhammadiyah pada khususnya dan ummat Islam pada umumnya memiliki 3 konsep utama dalam hidup ini yaitu “BENAR BERAQIDAH, BENAR BERIBADAH DAN BENAR CARA HIDUPNYA.” Dengan ketiga konsep ini, insya Allah anak-cucu dan generasi muda Islam akan terselamatkan dari perubahan sosial-budaya di segala bidang yang kini sudah mendunia (globalisasi).
(QQ, Roni, NH, PesanTrend)







Minggu, 20 Februari 2011

KEJURDA I TAPAK SUCI KAB. SAROLANGUN

 PESILAT AL-MANAR IKUTI KEJURDA I TAPAK SUCI SEKABUPATEN SAROLANGUN



   
Sebanyak 32 pesilat Ma’had Al-Manar ikut menyemarakkan kegiatan KEJURDA I Tapak Suci Putera Muhammadiyah tingkat Kabupaten Sarolangun yang bertempat di desa Payolebar, Singkut II, kec. Singkut yang dilaksanakan hari Sabtu dan Ahad (19 – 20/2/11).
Hadir di dalam acara pembukaan tersebut pengurus IPSI Kab. Sarolangun, Pimpinan Daerah Tapak Suci Daerah Sarolangun, PDM, PCM, Kepala Desa Payolebar dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutan pembukaan Ketua Pimda Tapak Suci Daerah Sarolangun, Syaiful Hermansyah, SH, antara lain menyatakan bahwa kehadiran KEJURDA I Tapak Suci merupakan salah satu solusi alternatif atas kekhawatiran generasi tua terhadap generasi muda di dalam mengahadapi tantangan zaman. Sementara Ketua PDM dan PCM Kab.Sarolangun sendiri, mengharapkan agar Tapak Suci yang ada di Kab. Sarolangun ikut “memerahkan” acara MUSDA IV Muhammadiyah dan Aisyiyah pada hari Rabu, 23/2/11 besok.
Kegiatan KEJURDA I ini diikuti oleh 3 cabang Tapak Suci yakni Pauh, Singkut I  dan Singkut II dengan mempertandingkan kelas usia dini, praremaja, remaja dan dewasa.
Menurut ust. Jarwoto, dari 32 pesilat Al-Manar, hanya 20 pesilat yang diturunkan ke arena lomba cukup bergensi di persyarikatan Muhammadiyah ini. “Pesilat Al-Manar secara organisatoris sementara ini mewakili Tapak Suci cabang Pauh dan kami berupaya meraih juara umum meski usia Tapak Suci di Ma’had Al-Manar masih tergolong sangat muda dibandingkan dengan cabang Singkut.” ujar ust. Jarwoto.
Beberapa pesilat yang diharapkan dapat meraih emas dalam KEJURDA I ini antara lain Nurul Haq, David Kenedi (tingkat dewasa), Adhi Humaidi, Amirul Mukminin, Qomaruddin (tingkat remaja) dan Ridwan (tingkat praremaja).
(QQ, Fakur, Aris, PesanTrend)



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...