MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Selasa, 17 Juni 2014

IJSMM ADAKAN DIKLAT JURNALISTIK

 


Sejak hari Selasa (17/6/14), Ikatan Jurnalistik Santri Ma’had Al-Manar (IJSMM) mengadakan DIKLAT Jurnalistik bagi para santri yang hobi menulis dan yang ingin mengenali dunia jurnalism.
Diklat yang berlangsung selama 4 hari, mulai pukul 08.00 sampai pukul 22.00 ini diikuti oleh 41 santri terdiri dari 29 santri calon anggota IJSMM dan 12 santri IJSMM, dibuka oleh pengasuh kesantrian, ust. Musta’in (mewakili Mudir Ma’had Al-Manar).
Tema Diklat tahun ini adalah “Menyiapkan Jurnalistik Santri Digital (Cyber Media) di Era Globalisasi dan Pasar Bebas.” Alasan memakai tema tersebut, menurut ust. A. Hasan selaku Pembina IJSMM karena kehadiran iptek seperti facebook, tweeter, blog dan jejaring social lainnya seringkali digunakan oleh para remaja dan pemuda untuk hal-hal yang kurang maksimal.
Sementara itu, menurut ust. Musta’in, jurnalistik bagi santri merupakan suatu keharusan. Dalam Islam, Jurnalistik sudah ada sejak zaman shahabat Nabi SAW hingga para ulama muta’akhkhirin kini.
“Ambil saja sebuah contoh Imam Bukhari. Beliau adalah jurnalistik handal yang banyak membawa manfaat bagi Islam berupa kitab hadits. Bahkan karya beliau itu akan selalu dipakai umat manusia hingga akhir zaman besok. Bayangkan berapa banyak pahala beliau, hanya dengan jurnalistik.” Ujar pengasuh kesantrian dengan penuh semangat.
Disisi lain, ust. Musta’in menyinggung kebiasaan para remaja dan pemuda Muslim yang suka berselancar di dumay.
“Masa otw ke pasar saja, lupa berbedak saja, perut mules, atau mencret diupdate di status FB.” Lanjutnya. Ini kan nggak keren. Makanya saya berharap gunakanlah hasil iptek ini untuk berdakwah tentang Islam.
Dalam Diklat tersebut, ada 3 materi utama yang akan diterima para peserta yaitu dakwah Islam, manajemen organisasi dan dasar-dasar jurnalistik. Pematerinya pun cukup dikenal, ust. Chaca Ruswana SEI (pernah di bank Mandiri Syariah), ust. Musyrofah MI, SPdI (aktivis PKS) dan ust. A. Hasan (Pembina IJSMM yang pernah menjadi peserta diklat Jurnalistik Tingkat Nasional).
Info terakhir yang diperoleh Panpel (Isnu Hidayat), direncanakan sang penulis “Letters From Turkey” (Faris BQ) akan ikut mengisi acara tersebut di saat penutupan nanti.

“Kami mendahului seluruh kegiatan sekolah seperti MOS dan Safari Ramadhan, biar kami bisa mempersiapkan tim pemburu berita di saat MOS dan Safari Ramadhan itu dilaksanakan.” Pungkas Pembina IJSMM.

(QQ dan Tim MADING “PesanTrend”)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...