MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Jumat, 20 Juni 2014

FARIS BQ DAN DAVID HADIRI PENUTUPAN DIKLAT JURNALISTIK SANTRI


Acara penutupan diklat Jurnalistik IJSMM pagi tadi (Jum’at, 20/6/14) memberikan nuansa tersendiri bagi peserta diklat, terutama bagi anggota baru IJSMM. Pasalnya mereka mendapatkan motivasi dari seorang penulis yang bertaraf nasional, Faris BQ dan David Khalilurrakhman, seorang blogger yang sudah terbiasa menjelajahi dunia digital/virtual (dumay).
Para redaktur MADING “PesanTrend” yang hari itu harus menyelesaikan kerjaan mereka lantaran MADING harus terbit (setiap Jum’at saat kajian bulanan, red), serta-merta meninggalkan pekerjaannya dan ikut nimbrung mendengarkan tausiyah dari kedua penulis tadi karena ini kesempatan yang jarang mereka temui.
“Bersainglah dengan orang lain dan dengan diri sendiri karena bersaing itu akan membuat diri kalian berkualitas. Santai itu sama sekali tak akan bikin bahagia. Contoh manusia pemalas pertama kali di dunia ini adalah QABIL.” ujar Faris,BQ sebelum memberi beberapa tip menulis yang baik kepada para peserta diklat jurnalistik santri.
“Sedangkan HABIL selalu bertanya pada bapaknya, apa ini, mengapa begitu, bagaimana bisa begini dan lainnya. Intinya HABIL selalu bersaing dengan dirinya sendiri dan itulah yang membuat dirinya berkualitas.” lanjut penulis “Letters From Turkey”.
“Perlu adik-adik ketahui bahwa sebuah tulisan itu berusia jauh lebih panjang dari usia penulisnya.” kata David seraya berbagi pengalaman ketika dia masih di pesantren PERSIS Bangil dan di Al-Azhar Mesir.
“Menulis yang bagus itu harus dilandasi hobi dan tanggung jawab. Barulah setelah itu materi. Bangsa-bangsa yang terkenal budayanya di dunia ini, semuanya bermula dari tulis menulis sebut saja seperti bangsa Sumeria (di zaman kaum Fir’aun), bangsa India ataupun Cina.” ujar David yang suka berselancar di dumay sebagai blogger.
Pada acara penutupan yang diadakan di ruang kelas 1 tersebut, ust. Hasan selaku Pembina IJSMM juga akan memberikan cenderamata kepada para peserta yang kreatif disamping menetapkan kepengurusan baru IJSMM Generasi III yang dikomandani oleh Zidan dibantu oleh Ridho (Sekretaris) dan Astri (Bendahara).
Para penerima cenderamata sebanyak 5 (lima) orang akan diumumkan di fans page facebook, sedangkan penyerahan hadiahnya akan diberikan pada saat selesai acara MOS mendatang.
(QQ dan Tim MADING “PesanTrend”)


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...