MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Minggu, 11 Mei 2014

WISUDA SANTRI ANGKATAN KE-18


Bertempat di aula Ma’had Al-Manar, pelaksanaan wisuda santriwan dan santriwati angkatan ke-18 tahun 1435 H pagi tadi (Ahad, 11/5/14) secara resmi digelar secara sederhana dan semarak. Para wali santri dan undangan lain yang hadir, mendapatkan tausiyah dari pengasuh, ust. Musta’in dan dari pimpinan Ma’had Al-Manar,  buya Abdullah Shoefie.
Dengan mengutip firman Allah SWT di dalam Qur’an surah An-Nahl ayat 92 ust. Musta’in memberikan wejangan kepada para alumni angkatan ke-18 ini agar para alumni jangan bersikap seperti perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat. Janganlah jalinan benang yang sudah dipintal selama 6 tahun di Al-Manar ini, dicerai-beraikan lagi setelah menjadi alumni Al-Manar, jangan dihilangkan begitu saja.
Sementara buya Abdullah Shoefie sendiri lebih banyak menceritakan kembali sejarah suka dukanya Ma’had Al-Manar semenjak dioperasionalkan, 1 Muharram 1412 H (13 Juli 1991) hingga dewasa ini. Keinginan luhur H. Abdul Ghani Abdullah (allahuyarham) untuk menegakkan pondok pesantren hingga memasuki seperempat abad ini betul-betul diuji dalam berbagai bentuk sehingga selalu dihantui sikap “pesimis”.
Namun syukur Alhamdulillah, Al-Manar sudah melepaskan banyak alumni. Di wilayah Jakarta saja, tak kurang 30-an alumni menuntut ilmu di jenjang perguruan tinggi negeri maupun swasta. Di Jogja, sekitar 15-an alumni sedang meraih sarjananya, disamping ada juga yang di wilayah Prov. Jambi, Bengkulu dan Padang.
Hingga kini sudah tercatat 5 alumni bergelar S-2, sementara ada 1 alumni yang sedang studi untuk meraih gelar S-3 di Turki. Kiprah mereka di masyarakat pun cukup beragam, mulai dari guru non PNS dan PNS, konsultan pendidikan nasional, pertambangan (migas) hingga kepala desa.
Oleh karena itu, bapak Misyanto selaku wakil dari wali santri alumni angkatan ke-18 ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh asatidz yang telah memberi bekal ilmu kepada anak-anak dan membimbing mereka selama 24 jam penuh.
Santri yang berpredikat santri terbaik diraih oleh RANIA, dari Gurun Tuo. Tak ketinggalan pula dalam memeriahkan acara pelepasan tersebut, beberapa santri cilik dari MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) Al-Manar menyumbangkan nasyidnya buat kakak-kakak mereka yang akan meninggalkan Ma’had ini.

(Tim MADING “PesanTrend”)











Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...