MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Rabu, 23 April 2014

GERHANA BULAN dan GERHANA MATAHARI



Insya Allah pada hari SELASA, 15 Jum. Akhir 1435 H = 15 April 2014 M akan terjadi GERHANA BULAN TOTAL (GBT).
 Gerhana Bulan Total tersebut insya Allah tejadi mulai pukul 12:58:19 WIB sampai pukul 16:33:04 WIB (siang hari). Puncak Gerhana pukul 14:06:47 WIB (siang hari). Sebagai data pembanding, silahkan klik ini dan klik disini (dari BMKG).


Oleh karena Gerhana Bulan Total (GBT) tersebut TIDAK DAPAT DISAKSIKAN/DILIHAT di wilayah Indonesia Barat maka kita TIDAK DIHARUSKAN untuk melaksanakan SHOLAT GERHANA BULAN.


- - - - - - - - - - - - - - -


Adapun pada hari SELASA, 29 Jumadil Akhir 1435 H = 29 April 2014 M, Insya Allah akan terjadi GERHANA MATAHARI CINCIN (GMC).
 Gerhana Matahari Cincin (GMC) tersebut dimulai pada pukul 12:58 WIB sampai pukul 13:10 WIB dengan lama gerhana sekitar 12 menit. Adapun puncak GMC tersebut pada pukul 13:03 WIB.
 Daerah/wilayah yang terkena GMC tersebut berada di benua es antartika (70.38.42o LS; 131.15.36o BT). Posisi matahari pada saat gerhana berada pada deklinasi 14.26.54o Utara, dengan azimuth 318.48o.
 Daerah/wilayah lain yang terkena GMC tersebut antara lain pulau Tasmania, Australia bagian Selatan-Perth, Sydney, Australia bagian tengah, Australia Utara-Darwin.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, GMC terjadi sebagian, antara lain di Nusa Tenggara (0,6 inch), Bali dan pulau Jawa bagian Tenggara (0,2 inch). Selain wilayah tersebut tidak mengalami GMC, termasuk SUMATRA (Jambi khususnya). Sebagai data pembanding gerhana matahari cincin tersebut, silahkan klik ini.

Atas dasar data-data (dalil) tersebut diatas maka:
1.    Kita yang berdomisili di wilayah Sumatra umumnya dan Kab. Sarolangun khususnya, TIDAK DIHARUSKAN untuk melaksanakan SHOLAT GERHANA MATAHARI.
2.    Secara hisab maka pada hari Selasa malam Rabu (30 April 2014) sudah memasuki awal bulan Rajab (01 Rajab) 1435 H, tidak perlu lagi ru’yatul hilal karena setiap terjadi gerhana matahari sudah dapat dipastikan saat itu adalah saat akhir bulan (ijtima') dan sekaligus awal bulan pada kalender (penanggalan) Hijriyah. 


Demikian pemberitahuan ini disampaikan sebagai salah satu wujud kepedulian kita terhadap ayat-ayat kauniyah Allah SWT di alam semesta.

QQ dan tim MADING "PesanTrend"

 




Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...