MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Senin, 24 Juni 2013

PESERTA MOS BUAT BINGUNG BEBERAPA USTADZ

 Selepas sholat asar berjama’ah tadi (Senin, 24/6/13) beberapa ustadz sempat kebingungan dengan datangnya santri peserta MOS ke rumah ustadz tersebut, pasal ada tugas kelompok.

“Ustadz, mau nggak motornya kami cuci sampe mengkilap ?” pinta salah satu santriwan baru dari 3 santri peserta MOS ke salah satu ustadz.
“Tapi lima ribu rupiah, tadz” timpal teman santriwan baru tadi dengan tangkas.
“Lho koq pake uang lima ribu ?” ujar si ustadz keheranan.
“Iya, kelompok kami dapat tugas mengumpulkan dana dengan menjual jasa dan tenaga kami.” ujar ketiga santriwan tersebut hampir serempak.
“Okelah, cuci sampai bersih dan mengkilap ya…” jawab ustadz sambil tersenyum simpul
“Beres, ustadz…” balas ketiga santri itu seraya berteriak “yess” sepeda motor ustdaz tersebut mereka bawa untuk di cuci sampe bersih dan mengkilap meski motor ustadz itu tidak kotor sama sekali.
Itulah gambaran tugas yang harus dikerjakan 8 kelompok peserta MOS dengan materi leadership (kepemimpinan) yang disampaikan oleh Pembina IJSMM (Ikatan Jurnalistik Santri Ma’had Al-Manar), ust. A. Hasan.
Di hari ketiga kegiatan MOS ini, para peserta yang berjumlah lebih dari 50 santri terbagi menjadi 8 kelompok. Masing-masing kelompok mendapat tugas menggalang dana dengan cara menjual tanaga dan kreativitas seperti menjual puisi atau lukisan atau tenaga, bukan meminta-minta.
“Kelompok yang berhasil mengumpulkan dana terbanyak akan mendapat point sebanyak 200 poin dan uang yang terkumpul akan menjadi modal awal untuk menjalankan seluruh program organisasi santri” demikian ungkap ust. Hasan.
Kelompok mana yang paling banyak menggalang dana untuk modal awal organisasi santri tersebut ?
“Yah, kita tunggu sampe hari kamis besok (27/6/13, red).” ujar pembina IJSMM tersebut sambil senyum-senyum.
Sementara karyawan dapur umum yang sudah mendapat bocoran soal tugas para peserta MOS, ketika beberapa santriwati datang sambil bertanya, “Nenek….nenek mau nggak kami bantu nyuciin piring, gelas atau apapun deh, cukup lima ribu perah aja koq, nek.”
“Lebih dari lima ribu, juga gak apa-apa koq, nek.” sahut santriwati lainnya.
“Waduh, sudah bersih semuanya, lihat aja tuh di rak piring atau di dapur sana...” jawab si nenek sambil menaham tawa gelinya.
“Uhhh....kamana lagi nih, kita cari kerjaan.” ujar salah satu santriwati yang nampaknya berperan sebagai ketua kelompok.
“Kita ke rumah ustadz Asro’i aja, yuk...” usul salah satu anggota sambil meninggalkan ruangan dapur umum santri.
Sebelum acara leadership ini rampung pada jam 11.00 siang tadi (24/6/13) para peserta MOS sempat bermain out door dengan nama permainan “meraih matahari”   (tim MADING “PesanTrend”)
 
 
 

 


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...