MERAJUT UKHUWWAH – MENEBAR SUNNAH
Selamat Datang di Majalah Dinding (MADING) "PesanTrend" kami <><><><><> Wadah kreativitas jurnalis santri (IJSMM) untuk meningkatkan semangat menulis dan berkreasi. <><><><><><><><><><> Semua karya disini adalah hasil olah-tangan jurnalis santri yang sedang belajar menekuni jurnalistik. Kritik dan saran untuk kebaikan kita bersama, senantiasa kami terima dengan tangan terbuka dan lapang dada....Akhirnya kami mengucapkan selamat menikmati sajian kami.......
Salurkan Bantuan Anda Untuk Pembangunan PERLUASAN MASJID AL-MANAR
Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pastisipasinya.


Jumat, 26 April 2013

DI AWAL TAHUN 2013, MA’HAD AL-MANAR ADAKAN SHOLAT GERHANA BULAN






Tepat pukul 03:00 WIB dini hari Jum’at ini (26/4/2013) muadzin mengumandangkan “Ash-sholatu jami’ah” pertanda sholat gerhana bulan secara berjama’ah mulai ditegakkan di masjid Ma’had Al-Manar.
          
Seluruh santri, para guru (asatidz) beserta masyarakat desa Karang Mendapo di sekitar Ma’had Al-Manar mengikuti sholat gerhana tersebut dengan khusu’ yang diimami oleh santri senior, Hasan dengan membacakan surah Al-Baqarah dengan rentang waktu lebih dari 60 menit.


Di dalam khutbah sholat gerhana bulan saat ini, Ust. Musta’in menyatakan bahwa gerhana merupakan salah satu ayat kauniyah Allah SWT yang dikirimkan kepada manusia supaya manusia takut kepada Allah SWT, tidak menyombongkan diri sebagaimana yang telah dilakukan Iblis tatkala disuruh Allah SWT untuk sujud kepada Nabi Adam a.s.

Peristiwa gerhana bulan sebagian (parsial) yang pertama kali terjadi di tahun 2013 ini adalah gerhana bulan terpendek kedua di abad ke-21 karena lama gerhananya sekitar 27 menit (pukul 02:54 sampai pukul 03:21 WIB) secara agak rinci dapat diuraikan : 
Fase I (saat akan gerhana) dimulai pukul 01:03 WIB.
Fase II (mulai gerhana) pukul 02:54:04 WIB.
Fase III (puncak gerhana) pukul 03:07:29 WIB.
Fase IV (mulai akhir gerhana) pukul 03:21:04 WIB.
Fase V (berakhir/finishnya gerhana) pukul 05:11 WIB.

Bagi santri, alumni, para asatidz dan warga pemerhati Ma’had Al-Manar, kegiatan sholat gerhana matahari maupun bulan merupakan kegiatan yang tidak asing lagi karena pelaksanaan sholat gerhana semacam ini sudah dilakukan sejak berdirinya Ma’had Al-Manar yang kini hampir berusia seperempat abad.

Seraya menunggu adzan subuh dikumandangkan, para santri dan jama’ah lainnya menikmati hidangan yang disediakan oleh pensedekah di luar masjid, sesekali pandangan mereka tertuju ke langit yang berkabut awan untuk melihat gerhana bulan tersebut secara kasat mata.

Namun sang rembulan tampaknya memang enggan untuk dilihat para jama’ah. Ia lebih memilih tetap bersembunyi di balik awan yang sebentar lagi menuju fajar shodiq.(QQ dan Tim MADING “PesanTrend”)


Foto GBS (sumber : www.kafeastronomi.com)
Para Jama'ah Menunggu Saat Sholat Gerhana Berjama'ah
Para Santri Saat Mendengar Khotbah Gerhana Bulan

Meski Lansia Tetap Semangat Ikut Sholat Gerhana

Jama'ah Ibu-ibu
Beberapa Pemburu Berita di Media ini

 



Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Berikanlah Komentar Anda Disini Dengan Sopan dan Baik

BERITA KAMI DI FACEBOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...